Jumat, 21 Juni 2019

Liputan Berita PEMDA Karawang



PEMKAB KARAWANG CANANGKAN ZONA INTEGRITAS BEBAS KORUPSI

KARAWANG, Gemantaranews

Karawang,- Pemerintah Kabupaten Karawang canangkan 6 Perangkat Daerah yaitu Disdukcatpil,  DPPMPST,  RSUD,  BPKSDM, Kec. Karawang Barat dan Kec. Tirtajaya sebagai Pilot Project pencanangan Zona Integritas. Hal ini sebagai salah satu komitmen untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi pada pelayanan publik.

Acara tersebut digelar di Halaman Kantor Disdukcatpil Kabupaten Karawang, di hadiri oleh Bupati Karawang dr. Hj. Cellica Nurrachadiana bersama pimpinan unsur Forkopimda Kab. Karawang,  PJ Sekda Kab. Karawang Samsuri. S.Ip, para Asisten Daerah serta Kepala SKPD di lingkup Pemkab Karawang.

Bupati Karawang menjelaskan,  hal ini juga salah satu komitmen Pemkab Karawang dalam keseriusan dalam pelayanan publik.

"Hal ini sebuah capaian dan komitmen Pemkab Karawang. Dan dengan pencanangan pembangunan zona integritas wilayah bebas dari korupsi, membuat Pemkab Karawang lebih meningkatkan komitmen untuk bekerja secara jujur dan bebas korupsi," paparnya,Kamis (13/06).

Selain itu lanjutnya, upaya ini juga terus ditekankan terhadap seluruh pegawai di lingkup Pemkab Karawang mulai dari pimpinan SKPD nya hingga ke jajaran staf, agar bekerja sesuai regulasi. Sehingga tidak niat untuk korupsi dan menyalahgunakan pekerjaan yang menjadi tanggungjawab. Ditegaskannya, dengan adanya pencanangan zona integritas ini, mengharuskan kinerja Pemkab Karawang akan jauh lebih baik lagi.

Selain itu Bupati berharap,  adanya hal ini jangan sampai menjadikan beban untuk para pegawai sehingga mereka tidak dapat bekerja dengan baik. Untuk itu ia mengharapkan pegawai di lingkup Pemkab Karawang tetap bekerja seperti biasanya, sebab selama ini sudah terbukti hasilnya Karawang mampu meraih WTP secara terus menerus.

”Semoga kedepannya Karawang mampu mempertahankan hal tersebut, dan benar-benar menjadi daerah yang bebas dari korupsi," tandasnya.(Tonny P,  Mariun S, Johannes NS)


KARAWANG- DINAS TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI (DISNAKERTRANS)

KARAWANG, Gemantaranews

Kabupaten Karawang menyebutkan penempatan tenaga kerja ber KTP Karawang mengalami peningkatkan setiap tahunnya.

"Sejak ada peraturam daerah (perda) yang mengatur tentang pembukaan lowongan kerja itu mengalami peningkatan," kata Kepala Disnakertrans Karawang, Ahmad Suroto, Selasa (11/6).

Suroto mengatakan pada tahun 2017, sebanyak 29.440 tenaga kerja ber KTP Karawang di terima di 1.756 perusahaan. Kemudian pada tahun 2018, sebanyak 31.135 tenaga kerja baru ke industri.

"Trendnya ini terus meningkat sejak Perbup nomor 8 tahun 2018 tentang perluasan kesempatan kerja bagi warga Karawang diterbitkan," katanya.

Kemudian lanjutnya, Disnakertrans Karawang membuka lowongan kerja dari perusahaan setiap harinya sebanyak dua hingga lima perusahaan. Dengan kuota sebanyak 25 hingga 50 orang setiap perusahaan.

Ia menjelaskan saat ini sudah mencapai 87 sampai 90 persen dari seluruh tenaga kerja ber KTP Karawang.

"Soalnya kalau perusahaan tidak mengikuti aturan, kami tidak akan tanda tangani PKWT nya," begitu himbauan nya.  ( Ojak Panjaitan/Rapen Gultom )


HALAL BIHALAL,  MUSPIKA AJAK MASYARAKAT JAGA KODUSIPITAS

KARAWANG, Gemantaranews

Karawang,- Enam pemuka agama di Kabupaten Karawang menyatakan sikap menjaga kesatuan bangsa setelah pemilu. Pemuka agama Islam, Kristen Katolik, Protestan, Hindu dan Budha sepakat menolak tindakan anarkis dan melanggar hukum.

"Kami berkomitmen mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi maupun golongan. Demi terciptanya persatuan kesatuan bangsa keutuhan NKRI," kata keenam pemuka agama dengan kompak.

Dalam kegiatan itu, Muspida Karawang juga mengajak masyarakat berkomitmen menjaga kondusifitas menghadapi hasil sengketa pemilu. Melalui bingkai halal bihalal dan suasana Idul Fitri, diharapkan segala perselisihan di masyarakat berhenti.

"Sejak awal tahapan pemilu, Muspida berkomitmen menjaga keamanan dan kondusifitas wilayah. Kita harus hilangkan saling ejek, hasut dan ungkapan cebong - kampret. Sebab, pelan - pelan bisa mengakibatkan perang saudara. Serumah saja ribut gara2 cebong - kampret. Buang jauh - jauh perbedaan perselisihan," kata Letkol Infanteri Endang Sumardi, Dandim 0604 Karawang.

Senada dengan Dandim, Kepala Kejaksaan Negeri Karawang, Rohayatie mengimbau semua pihak untuk sama - sama menunggu keputusan MK. "Jaga kondusifitas bersama - sama. Dan harus ikhlas terima keputusan dengan lapang dada," kata Rohayatie.

Kondusifitas bisa terjaga jika elemen masyarakat punya komitmen bersama menahan diri dan saling memaafkan. Alhasil Kapolres Karawang AKBP Nuredy Irwansyah Putra tak luput mengajak Tokoh masyarakat, agama, pemuda ikut bertanggung jawab mencegah kerusuhan demi terciptanya kedamaian.

Harapan yang sama diungkapkan Ketua DPRD Karawang Toto Suripto. Ia  mengingatkan masyarakat untuk kembali kepada Pancasila.

Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana berharap konduaifitas benar - benar terjadi di Karawang. Caranya, dengan memperbaiki sikap dan perbuatan supaya menjadi pribadi yang lebih baik. Damainya Karawang terlihat.

"Karawang diharapkan damai. Saya imbau tunggu keputusan MK. Diharapkan masyarakat berikan contoh dan tauladan yang baik bagi daerah lain," kata Bupati. ( Ojak Panjaitan,Rapen Gultom )


RAPAT RENCANA,
MEMBAHAS PROGRAM ANAK ASUH.

Karawang, Gemantara News

Wakil Bupati Karawang, H. Ahmad Zamakhsyari bersama Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Karawang menggelar rapat bersama perwakilan Apindo, Kadinda dan Forum HRD Karawang di Hotel Akhsaya, Kamis (13/6/2019).

Rapat tersebut membahas rencana program Bapak Asuh. Atau perusahaan menjadi bapak asuh bagi para pelajar tingkat SMA/SMK Karawang. Dikatakan Wabup, minimal perusahaan memiliki 20 anak asuh agar dapat dididik menjadi SDM yang berkompeten dan bersaing.

"Tujuannya untuk membantu penekanan angka pengangguran di Karawang. Ini program kemitraan yang Ibu Bupati sudah setujui," ujar Kang Jimmy, sapaan akrab Wabup Karawang, usai rapat.

Dari 1.760 industri/pabrik di Karawang, ada 954 industri manufaktur yang akan diwajibkan dalam program Bapak Asuh.  Nantinya akan dirumuskan melalui Peraturan Bupati (Perbup) yang ditindaklanjuti MoU (Memorandum of Understanding) antara perusahaan dengan pihak sekolah.

"Bayangkan jika 954 industri merekrut 20 siswa/siswi, maka setiap tahun akan ada 19ribuan anak-anak kita yang sudah siap kerja," kata Wabup.

Sementara, Kepala Disnakertrans Karawang, H. Ahmad Suroto mengatakan konsep ini sedang digodok matang-matang. Program Bapak Asuh ini dikatakannya tidak jauh beda dengan program vokasi magang oleh Presiden Joko Widodo. (Mariun S, Johannes NS, Tonny P)


BUPATI KARAWANG, dr. Hj. Cellica Nurrachadiana MENGHADIRI RAPAT PARIPURNA DPRD KARAWANG.

KARAWANG, Gemantara News

Agenda Peresmian dan Pengucapan Sumpah/Janji 50 Anggota DPRD Karawang 2019-2024, di Gedung Paripurna DPRD Karawang, Senin (5/8/2019).

Bupati Karawang Dalam sambutannya,  mengucapkan rasa terima kasih kepada para anggota DPRD Karawang periode 2014-2019 yang telah mengabdi dan membantu masyarakat Karawang selama menjabat sebagai wakil rakyat.

Untuk anggota DPRD Karawang periode 2019-2024, Bupati menyampaikan ucapan selamat bertugas dan bekerja untuk masyarakat. "Selamat mengemban amanah untuk lima tahun ke depan. Semoga rekan-rekan anggota DPRD yang hari ini dilantik bisa membantu pemerintah dalam membangun Karawang ke arah yang jauh lebih baik. Suara-suara anggota dewan ini sangat dibutuhkan pemerintah karena langsung dari suara rakyat," katanya.

Ketua DPRD Karawang saat ini diemban Pendi Anwar yang sebelumnya diketuai oleh Toto Suripto. Sedangkan posisi Wakil Ketua DPRD Karawang yang sebelumnya diisi Sri Rahayu Agustina untuk sementara di isi Endang Sodikin.
Harapan Jurnalis Gemantara News Karawang agar benar-benar memperjuangkan harapan-harapan rakyatnya.
( Tony, Nahum,Mariun)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SEJARAH LAHIRNYA GEMA NUSANTARA NASIONAL BADAN EKSEKUTF CABANG KABUPATEN KARAWANG JAWA BARAT

KETUA EKBANG KARAWANG  SEKRETARIS BENDAHAR ANGGOTA